Showing posts with label Mendengarkan/listening. Show all posts
Showing posts with label Mendengarkan/listening. Show all posts
Saturday, August 24, 2013
Lampung University
Lampung University or Unila is one of the best universities in
Sumatra. This university is the pride of Lampung society and it was produced by
the best people of Lampung. The university is located inBandar Lampung, Indonesia. In 1965, Unila was decided as a university by the
government decision. In the beginning of this university, Unila only had two
faculties, Law Faculty and Economic Faculty, and Unila was located in the three
areas. There were on Hasanudin street, Jendral Suprapto street, andSorong Cimeng street. Since 1974,
Unila had been built in Gedong Meneng. Now, every faculty has been located at
that location.
Spesifically, Unila is located on Jalan Soemantri Bojonegoro No.1,
Bandar Lampung. Unila is popular as a green campus because there are many trees
in every areas of this university. It shows that Unila care to the environment
and this behavior must be modeled by other university, especially in Lampung.
Unila has many facilities besides faculty buildings. It’s useful for students
to study and to apply other activities. Unila has GSG and it is used for many
events, such as; graduation of students or lecturers, and orientation meeting
for the new students. In front of GSG, there is a library. In the library,
there are many useful books for students in helping their academic activity.
Unila also has a Rectorate building where rector and his assistants do their
job.
In the future development, Unila want to build a hospital and it
has a program to become Top Ten University in 2025.
Thursday, August 8, 2013
Pengertian Verb
Verb adalah
suatu kata yang digunakan untuk menunjukkan tindakan dari subject, menunjukkan peristiwa, atau keadaan (go, occur,
sleep, want). Kata kerja merupakan satu dari delapan part of speech. Kata
ini tidak selalu berbentuk simple (satu kata), melainkan mungkin berupa frasa hasil
kombinasi dengan particle ~ phrasal verb (get in, make up, read over).
Beberapa macam-macam verb antara lain sebagai berikut.
1. Transitive dan
Intransitive: Transitive diikuti direct object (The boy kicked the ball.),
sedangkan intransitive tidak
(Cheryl often sneezes while cleaning).
2. Regular dan Irregular: Pada bentuk regular, past tense dan participle didapat dengan menambahkan suffix-ed pada base form sedangkan pada irregular, caranya lebih bervariasi.
3. Action dan Stative: Action (eat, play) menyatakan bahwa sesuatu terjadi, sedangkan stative (love, need) menyatakan kondisi yang
cenderung tetap.
4. Finite dan Non-Finite: Finite dipengaruhi tense dan subject-verb agreement, sedangkan non-finite tidak.
5. Linking Verb: menghubungkan subject of a sentence dengan deskripsinya (She is young and beautiful).
6. Causative: Kata kerja untuk menunjukkan bahwa subjek
tidak bertanggungjawab langsung terhadap aksi yang terjadi (I had my house renovated last week).
7. Auxiliary Verb: Auxiliary merupakan
kata kerja yang muncul sebelum kata kerja utama. Kata kerja bantu ini dapat
dibedakan menjadi:
primary auxiliary (be,
do, have): menguatkan makna kata kerja utama
modal (can, could, may, might,
will, would, shall, should, must): mengekspresikan willingness (kemauan), ability (kemampuan), necessity (kebutuhan),
dan possibility (kemungkinan).
phrasal modal (be able to, be going to, ought
to, used to, etc): modal verb yang terdiri dari lebih dari
satu kata.
8. Verb Voices
Voice berguna
menyatakan apakah suatu subject of a sentence melakukan atau
menerima aksi. Adapun dibedakan menjadi:
Active
Voice: subject melakukan aksi (I has cleaned your thick book).
Passive
Voice: subject menerima aksi (The
book was edited by Beatrice Sparks).
9. Verb Moods
Moods dalam
bahasa Inggris antara lain:
Imperative: untuk
memberikan perintah, peringatan, nasehat, instruksi,
maupun permintaan (Sit down! Don’t be careless).
Subjunctive: untuk
mengekspresikan unreal situation (conditional, wish, as
if / though), requirement, maupun suggestion (I
wish the teacher were nice to me).
Indicative: untuk membuat pernyataan, penyanggahan,
maupun question (The weather is cold).
10. Verbal
Gerund:
berfungsi sebagai noun (I hate waiting).
Infinitive:
berfungsi sebagai noun, adjective, atau adverb (To
travel is a bad idea).
Participle:
berfungsi sebagai adjective (your broken smile).
Sunday, July 28, 2013
Belajar tentang WAS/WERE
Hi Fellas..
Pada kesempatan kali ini saya akan coba mengajak teman2 belajar tentang WAS/WERE.
Kapan itu digunakan dan bagaimana penerapannya??
Lets learn together!!
========================================================================
Pada Simple Past Tense yang sudah kita pelajari, terdapat penggunaan WAS/WERE pada kalimat nominal. Pertama-tama yang harus kita perhatikan adalah subyeknya.
Bila subyek kalimatnya I, She, He, It, atau subyek tunggal lainnya, kita menggunakan WAS.
Sedangkan bilasubyek kalimatnya You, We, They, dan subyek jamak lainnya maka kita menggunakan WERE.
Untuk lebih jelasnya teman2 bisa perhatikan tabel di bawah ini.
Pada kesempatan kali ini saya akan coba mengajak teman2 belajar tentang WAS/WERE.
Kapan itu digunakan dan bagaimana penerapannya??
Lets learn together!!
========================================================================
Pada Simple Past Tense yang sudah kita pelajari, terdapat penggunaan WAS/WERE pada kalimat nominal. Pertama-tama yang harus kita perhatikan adalah subyeknya.
Bila subyek kalimatnya I, She, He, It, atau subyek tunggal lainnya, kita menggunakan WAS.
Sedangkan bilasubyek kalimatnya You, We, They, dan subyek jamak lainnya maka kita menggunakan WERE.
Untuk lebih jelasnya teman2 bisa perhatikan tabel di bawah ini.
Subject
|
To be
|
I
He
She
It
Singular (1)
|
was
|
You
We
They
Plural (more than 1)
|
were
|
========================================================================
Okey fellas...
Sekian pembahasan saya mengenai penggunaan was/were, semoga bermanfaaat..
Bila ada pertanyaan atau kritik dari teman2, jangan sungkan untuk menulisnya di comment box yaaaa...
Thank you for visiting my blog.
Dont give up!! Keep learning!!
and...... FIGHTING!!!
Friday, July 19, 2013
Tips meningkatkan listening
Mendengarkan adalah ketrampilan performansi. Anda dapat melakukannya dengan baik jika Anda berusaha untuk berbicara banyak. Siswa dalam kelas bahasa asing terkadang mengalami kesulitan mendengarkan dan berbicara karena mereka takut membuat kesalahan. Tidak apa-apa berbuat salah. Santai saja dalam berbicara.
Tips meningkatkan listening:
1. Persering penggunaan lab bahasa, baca latihan di buku, kemudian dengarkan dan baca sekaligus. Kemudian dengarkan tanpa melihat buku. Ucapkan keras-keras/tuliskan yang Anda dengar.
2. Dengarkan saat teman Anda berbicara, fokuskan pada apa yang ia ucapkan, dan jangan khawatir bagaimana nanti Anda berbicara.
3. Jika Anda merasa tegang, santai sejenak dengan mengambil napas dalam-dalam. Jika Anda diminta untuk bicara, berhenti, tenang sejenak, dan beri Anda waktu sebentar untuk merespon.
4. Dengarkan tatkala teman Anda mendikte Anda dan tulis yang Anda dengar. Cek kebenarannya.
5. Untuk latihan, bergabunglah dengan klub bahasa, lihat TV asing, dengarkan radio asing.
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)